Move move move…..

March 9th, 2007 by yayak

Heyyy hey heyy, finally I decided to move my blog to the new, ease to use and light maintenance blog.
It is http://yayak.wordpress.com/ so you have to visit it. Any suggestion, comment, critism or abuse (:p) shall be dropped over there,,, :d
Including if you itend to drop cash money, I opened here… :))

c.u. ;)

Aaaaarrrrrrgggghhhhhh…….

December 9th, 2005 by yayak

Waduuhh, sori deh klo judulnya ga nyambung… cuman pingin teriak aja… :p

sori temen2, akses internet ke friendster di kantor lagi diBLOK [lagi] :( , jadinya dah ga bisa akses fs deh… palagi mo update blog ini… hiks…

tapi jgn khawatir temen, aku dah plan tuk pindah kok… skrg di http://yayak.wordpress.com/, dan jgn lupa, spt biasa, kasih comment ya… [tp jgn nyindir UI nya ya, soale mmg standar banget, maklum... aku cari yg emang ga' ribet amat sie maintainance nya :) ]

lha terus, kok bisa kasih warta ini loohhh… mmm…, yg jelas ini ga dari kantor men, tapi dari… [hehehe... pikir aja ndiri... masa' mo dikasih tau melulu... itung2 kasih quiz deh :D ]

ok deh, c.u. on my new blog ;)

Ketika

November 23rd, 2005 by yayak

Ketika cinta tlah terbagi dan tak kuasa lagi untuk tertahankan, apakah yang harus dilakukan?

Ketika rasa yang begitu indah datang secara tiba-tiba dan tanpa disadari, apakah yang harus dilakukan?

ketika harapan takkan mungkin menjadi kenyataan, apakah yang harus dilakukan?

Bersabar, berdo’a dan perbaikilah dirimu mungkin adalah jawaban yang tepat.

Semoga ini adalah perpisahan untuk pertemuan abadi kelak, InsyaAllah….

Nasyid Do’a perpisahan Dari Brothers mungkin layak untuk didengarkan saat ini….


Sourced by my friend blog.

“Bizarre Love Triangle” - Frente

November 16th, 2005 by yayak

Every time i think of you
I feel shot right through with a bolt of blue
It’s no problem of mine but it’s a problem I find
Living a life that I can’t leave behind

There’s no sense in telling me
The wisdom of a fool won’t set you free
But that’s the way that it goes
And it’s what nobody knows
While every day my confusion grows

Every time I see you falling
I get down on my knees and pray
I’m waiting for that final moment
You’ll say the words that I can’t say

I feel fine and I feel good
I’m feeling like I never should
Whenever I get this way, I just don’t know what to say
Why can’t we be ourselves like we were yesterday

I’m not sure what this could mean
I don’t think you’re what you seem
I do admit to myself
That if I hurt someone else
Then I’ll never see just what we’re meant to be

Every time I see you falling
I get down on my knees and pray
I’m waiting for that final moment
You’ll say the words that I can’t say
==========

lovely song I’ve repeatly played…
…think…think…think…

…think…hypothesis…prove…
and then… release the truth… even it hurts…
pray me, friend!!!

Special Greeting ;)

November 7th, 2005 by yayak

di hari dengan suasana yang penuh kefitrahan ini…
kami ingin mengucapkan

MëT HäRî Räyâ Ídül FíTRï 1426H
MîNåL ÂïdZìN WàLFãîZìN ;)

permintaan maaf yang tulus dan ikhlas…
tiadalah bernilai…
kecuali dengan pemberian maaf yang tulus dan ikhlas pula… :)

[*** MohOn MaaF LaHiR daN BatHiN ***]

~~~
.Kami && Keluarga.

Jauh Mimpiku - Peter Pan (OST Alexandria)

November 7th, 2005 by yayak

pernah ku simpan jauh rasa ini
berdua jalani cerita
kau ciptakan mimpiku
jujur ku hanya sesalkan diriku

kau tinggalkan mimpiku
dan itu hanya sesalkan diriku

ku harus lepaskanmu
melupakan senyummu
semua tentangmu, tentangku, hanya harap
jauh, ku jauh, mimpiku dng inginku

ku harus lepaskanmu
melupakan senyummu
semua tentangmu, tentangku, hanya harap
semua tentangmu, tentangku, hanya harap
jauh, ku jauh, mimpiku dng inginku

semua tentangmu, tentangku, hanya harap
jauh, ku jauh, mimpiku dng inginku

jauh mimpiku dengan inginku

URL
==========

Inikah suasanaku saat ini… entahlah…
tapi akhir-akhir ini aku memang benar-benar menyukai lagu ini… ;)
diantara lagu2 dalam album OST Alexandria itu…
(^ ^)V

“The Lost Pearl”, finally I found her [bag. #2, Clarification...]

October 14th, 2005 by yayak

Alhamdulillah, akhirnya aku bisa melanjutkan kisah ini… maaf sekali buat teman2 yg dah lama nunggu ya… maaf-maaf… m(_ _)m
tetapi jangan kaget ya… klo ternyata yg akan aku ceritakan ini kok malah kisah sendu… Bukan!! aku tegaskan lagi klo ceritaku nantinya ini bukanlah cerita sendu… :D meski mungkin sudah laen dari harapan kalian…. :P

Aku memang telah menemukan mutiaraku yg hilang itu… iya… yg aku maksud adalah ‘dia’…

Tetapi maaf sekali teman2… seiring perjalanan waktu… dengan pengalaman dan pengetahuan yg aku dapat… pada saat itu aku semakin menyadari klo diriku terlalu banyak kekurangan… aku mulai sadar klo diriku masih belom sanggup untuk berbuat lebih jauh… iya… akhirnya aku memutuskan untuk tidak mengutarakan maksud hati untuk melamarnya… terlalu berat tugas seorang suami… amat sangat berat… setidaknya yg akan aku jalani jika saat ini… karena aku merasa masih harus "belajar hati" lebih banyak (selaen "belajar otak" tentu saja…) untuk membentuk sikap dan berpikir dewasa nan bijak… sebagai bekal untuk membentuk keluarga…
karena alasan itulah… akhirnya ‘dia’ yg aku maksud pada saat itu… aku serahkan sepenuhnya kembali kepada Tuhanku… aku putuskan untuk pasrah atas jodoh yg akan menjadi pendamping hidup sampai akhir hayatku nanti [yaitu waktu ketika DIA 'menarik'ku kembali dari tugas di dunia ini] sepenuhnya kepada Tuhanku, kecuali jika DIA telah memberikan isyarat yg akan memantapkan hatiku untuk bergerak melamarnya… akan aku lakukan.

Lalu pasti kalian akan bertanya, lha trus… perempuan yg bagaimana yg sebenarnya aku cari… hmmm.. it doesn’t need to be answered… but be explained… Baiklah.. akan aku jelaskan.

Yang jelas aku bukanlah seorang perfectionist mengenai urusan ini… karena aku sadar… aku penuh kekurangan… demikian juga tentunya dengan ‘perempuan’ itu… salah jika dalam pikiran kalian aku akan mencari perempuan yg hmmm… serba plus… keimanan, kecantikan, tabiat, sifat, sikap, harta mungkin (Astaghfirullahal’adzim..) karena yg demikian itu sudah tentu cuma ada di negeri dongeng… tidak di dunia yg sedang kita tinggali ini.
Atas kesadaran itu pula, aku sebenarnya tidak terlalu merisaukan kekurangan yg ada pada diriku… sebenarnya bukan karena itu aku memilih untuk tidak bergerak melamar ‘dia’… tetapi semata-mata karena petunjuk yg belum datang dari Tuhanku untuk mantap melamarnya… itu saja.

Tetapi jika kalian masih penasaran perempuan yg bagaimana yg akan menjadi pendamping hidupku itu, hmmm, setidaknya… dia adalah seorang istri sholehah yg mampu menjaga diri dan keluarga kelak, tidak perlu pintar tetapi cukup cerdas… yg akan selalu mampu meng-cover perkembangan anak-anak sesuai jamannya kelak… mampu membangun dan menjaga hubungan baik dengan lingkungan keluarga maupun lingkungan sosial sekitar… dan yg penting, mampu diajak untuk bahu-membahu bersama suami membangun keluarga yg sakinah, mawaddah, warohmah.

/*
Dan menanggapi tulisanku sebelumnya mengenai kekurang PD-an ku… bahkan sampai ditanggapi oleh si Radhit agar SWOT analysis segala… hahaha… tenang - tenang… aku dah ga sepanik itu kok :P  kayakny klo aku pake’ SWOT analysis bakalan banyak ge-er nya… lha wong subyektif… eh ga ding… we are objective people mesti obyektif ya… :D hehehe…
Alhamdulillah… karena barokah Ramadhan ini… aku bisa menjadi yayak yg lebih baik… dan semoga akan selalu meningkat meski bulan Ramadhan nanti usai… amin.
*/

Hmmm… selanjutnya… aku akan menyitir kata-kata yg aku sukai dari blognya seorang teman. Sederhana, mendasar, tetapi mengena: "Life goes on.. and whatever will be.. will be.."   Yach.. hanya dengan berserah diri kepada-NYA lah kita akan selamat… dan biarkan diri kita mengikuti arus skenario Tuhan yg telah ditetapkan jauh-jauh sewaktu kita masih 120 hari dalam kandungan yg bersamaan dimasukkannya nyawa kita pada janin dalam rahim ibu kita (Ya Allah… ampunilah dosa-dosa kedua orang tua kami) pada masa lalu.

PS.
For overseas reader… please receive my apologize for the inconvenience you hardly read my blog because I wrote down my blog in Indonesian. If you don’t mind… try to find friends which could translate it. For volunteers… you could re-write my blog and I’m glad to receive email from you.
Thank you.

Perasaan yang aneh…

October 4th, 2005 by yayak

Aneh,.. benar-benar aneh…

disaat dia tidak ada,… aku selalu bertanya-tanya kemanakah dia, sedang apakah dia, bagaimanakah dia saat ini… jangan-jangan… jangan-jangan… pikiran itu selalu menghantuiku…
tetapi ketika dia ada,… dan kemudian seringkali dia mendapatkan telpon atau sms,… aku pun risau kembali… cemburu yg ga jelas… huhhh…

ada apakah dengan diriku? sedangkan hal ini tidak pernah aku diskusikan dengan siapapun… karena seperti biasa… aku merasa akan terlalu bodoh jika berlaku memiliki perasaan seperti diatas…
kenapakah ini… tetapi faktanya… aku benar-benar merasakan dan memiliki perasaan itu… perasaan yg ingin aku tolak… perasaan yg menurut akal pikiranku benar-benar memuakkan…

hmmm…

*****
beberapa waktu yang lalu aku pernah mengejek dan menolak mentah-mentah seorang teman yg ingin ‘memiliki hubungan khusus’ dengan ku… karena aku pikir itu adalah hubungan yg bodoh… hanya saja ejekan ini tidak pernah saya sampaikan langsung ke dia, malah ke teman2 yg kebetulan menanyaiku ketika setiap kali dia mencoba menghubungi kembali dan ‘merengek-rengek’ melalui telpon atau SMS yg bersambung-sambung [maklum, waktu itu HP yg kumiliki masih yg 160 karakter maksimal]… aku mengatakan kalo dia pasti lagi ga waras… sampe ngejar-ngejar aku segala…
hmmm… sepertinya aku benar-benar kena batunya…
semoga ‘teman ini’ benar-benar ikhlas dan bisa menerima segala perilaku ku yang menyakitinya disengaja maupun yg tidak aku sengaja… melalui barokah Ramadan ini memohon… amin.
***

/*
barusan email pemberitahuan ke member dah datang… isinya nyampekan klo dia hari ini ga masuk karena sakit…
hmmm…
aku dah nulis messege ini di HPku… "SAD juga ya denger km hari ini ga msk.. krn sakit lagi.. hik2x. ya udah deh.. smg barokah Ramadan mengiringi doaku atas kesembuhanmu.. amin."
tapi ga aku send… takut klo dia bakal salah paham… meski tujuanku cuma ingin mendoakan kesembuhannnya… tapi aku ga yakin dia bakal bisa menerima pesan ini dengan sebenarnya…
*/

kenapa sie ya diriku kok ga pernah PD klo untuk urusan yg satu ini???
kenapa Tuhan.. Engkau menganugerahi perasaan yg aneh seperti ini… kenapa Engkau memberikan perasaan yg membuatku menjadi seakan-akan tergila-gila ma dia.. (ahhh km yak… masih pake’ kata2 "seakan-akan" lagi… munak bener…) hamba tahu… Engkau Maha Mengatahui bahkan lebih mengetahui diri hamba saat ini bahkan pada masa datang… hamba juga telah tahu… jika ini adalah cobaan saat ini yg coba Engkau berikan pada hamba karena memang perasaan hamba yg sangat volatile (melangkolis)… karena itu hamba memohon… berikanlah kekuatan untuk perasaan yg Engkau cobakan pada hamba ini… luruskan hamba jika memang telah melenceng… ingatkanlah hamba jika memang akan melenceng… jadikanlah hamba agar senantiasa selalu mengingat Engkau dan seluruh Kebesaran Engkau Yang Maha Kuasa… bahkan kuasa untuk menguji perasaan hamba yang amat volatile ini… amin.

Humor Yook…!

September 25th, 2005 by yayak

Pada suatu hari, ada 4 santriwati hiking ke gunung. Perjalanan mereka ini disambut hujan dan cuaca dingin, sehingga jalanan pun menjadi basah. Suara gemericik air dan paduan suara kodok-kodok pun ikut mengiringi perjalanan mereka. Ditengah perjalanan mereka bertemu seorang nenek yg sudah sangat tua. Nenek itu memperingatkan kalau mereka harus berhati-hati dan jangan sampai menginjak seekor kodok, karena bisa berakibat fatal yaitu jodohnya nanti pasti buruk rupa.
Ternyata setelah sampai tujuan yg tidak menginjak kodok hanya seorang yaitu yg bernama Imah. Tetapi mereka tetap cuek, tidak ada yg percaya. Karena mereka sadar hal itu adalah musyrik dan sangat dibenci oleh Allah SWT.
Setelah beberapa tahun kemudian, mereka mengadakan reuni. Melihat suami masing-masing tanpa disadari mereka teringat pesan nenek tua itu. Satu diantaranya berpikir, "Ya Allah bukannya aku tidak percaya pada-Mu, tapi semua ini nyata adanya!". Karena benar saja apa yg dikatakan nenek itu. Jodoh si Imah ini sangat tampan, kaya, baik budi serta rajin menabung. Tentu saja ketiga teman Imah bingung. Sementara mereka mendapatkan jodoh yg satu tipe, yaitu jelek dan miskin pula. Akhirnya mereka bertanya kepada suami Imah, "Mas, maaf sebelumnya ya… kok mau sih sama Imah?" Lalu suami Imah menjawab sambil nyengir kuda, "Soalnya dulu waktu saya hiking di gunung nginjek seekor kodok!"
"Astaghfirullahal adziim", kata ketiga teman Imah serempak.

dicuplik dari buku "Kumpulan Humor mbeling Ala Kyai"; ISBN:979-97784-8-4

“The Lost Pearl”, finally I found her

July 18th, 2005 by yayak

Finally,
I feel have found my lost pearl, that exciting experince I would to tell you.
Oke, give attention please, because I will share the story to you.
**hehe**

Ups, sorry, wait some bits, I have to do something else…